Beranda > Home > Puisiku Terbang

Puisiku Terbang

Disini, orang-orang berjalan sendiri

belajar mencintai kecemasan dan ketakutan

yang menempel pada pilar-pilar

yang disisakan waktu pada masa yang lalu

Disini, aku diam menjadi paku

menancap pada kayu kemudian berkarat

meniti sejuta keentahan dari pusaran waktu

yang ditanam jiwa sendiri

Oh sukma yang membimbing

engkau telah lahirkan ketakberdayaan

diujung nadi hari-hariku

bertemu dengan mentari pagipun kerap sembunyi

karena mata belati senantiasa mengawasi…

 Maret 2000

Kategori:Home Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: